Digital Darwinisme: Teori Evolusi di Era Digital 12 Pebruari 2001, 06:22:49 WIB M-Web Komputer - Siapa yang tak kenal Darwin? Paling tidak, kita pernah dengar teorinya tentang hubungan manusia dengan "kerabat" kita yang menetap di kebon binatang. Evolusi, begitu kira-kira kata kuncinya. Nah, teori Darwin (Darwinisme) ini mulai muncul di dunia digital. Bagaimana ceritanya? Dalam buku Digital Darwinism, Evan I. Schwartz bercerita tentang teori Darwin dan perusahaan di dunia digital. Sebuah perusahaan diibaratkan sebagai mahluk hidup atau organisma yang mengalami evolusi sesuai dengan teori Darwin. Menarik sekali analisa-analisanya tentang perusahaan yang sukses dan terus hidup dengan strategi-strategi survivalnya. Lantas, dibandingkannya perusahaan tersebut dengan perusahaan yang mati alias gulung tikar Betul-betul seperti mahluk hidup. Bagi anda yang menggeluti bisnis e-commerce, buku ini patut untuk dibaca. Di sisi perangkat keras (hardware), evolusi ala Darwinisme juga terjadi. Masih ingat video Betamax? Bagi sebagian pembaca mungkin tidak tahu "binatang" apakah Betamax ini. Betamax merupakan salah satu format kaset video yang kemudian digusur oleh VHS. Bahkan saat ini di Indonesia sudah susah mencari orang yang memiliki video dalam format VHS maupun Betamax. Saat ini di Indonesia sebagian besar orang menggunakan VCD. Sementara itu di Amerika, format DVD lebih dominan. Species-species ini akan terus berevolusi. Pertarungan survival juga terjadi antara handphone dengan PDA (seperti Palm dan Psion). Di dalam keluarga handphone pun terjadi evolusi. Dari ukurannya yang besar dengan antena yang panjang kemudian sekarang berubah menjadi berukuran kecil dengan antena di dalam bungkusnya. Bahkan menurut seorang pakar teknologi smartcard, di masa yang akan datang kita tidak membutuhkan "bungkus" handphone tersebut karena chip (SIM card) dalam ukuran sangat kecil dapat langsung ditempelkan ke dalam lubang telinga. Jadi jangan kaget kalau anda melihat orang berbicara dengan dirinya sendiri atau berbicara dengan kartu chip. Mungkin dia sedang berbicara melalui "telepon" wireless. Evolusi juga terjadi dalam dunia storage dimana harddisk makin besar kapasitasnya dan makin kecil ukurannya. Banyak lagi contoh-contoh di dunia perangkat keras. Yang belum jelas adalah apakah Digital Darwinism mempengaruhi konvergensi TV dan PC? Apakah nantinya malah ada divergensi dan banyak species baru? Software pun mengalami evolusi. Masih teringat program Mosaic, yaitu browser yang mendominasi awal-awal meledaknya World Wide Web. Sebelum Mosaic memang sudah ada beberapa browser, akan tetapi mereka tidak memiliki jumlah pengguna yang besar. Mosaik ini mulanya hanya menampilkan halaman web dengan standar HTML versi lama (versi 1.0?). Masih terbayang homepage dengan latar belakang abu-abu dan hanya dilengkapi dengan link dan grafik seadanya. Kemudian Mosaic ini berevolusi menjadi Netscape. Standar HTML pun berkembang. Bahkan kemudian muncul mahluk baru yang bernama Internet Explorer (IE) yang sekarang banyak digunakan oleh pengguna Internet yang berbasis Windows. Meskipun masih berserakan species Netscape, Opera, Lynx, kfm browser, dan sejenisnya nampaknya IE mulai mendominasi. Menarik untuk mengamati Digital Dariwinism in action. Budi Rahardjo, Bandung High Tech Valley (BHTV) --